20260128

Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam

<img src="https://fazryan87.blogspot.com/gambar-tumbler-tuku.jpg" alt="Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam"/>

Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam

Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Pemerintahan Baharu Negeri Syam

"Integrasi Kurdi dan Babak Baru Kestabilan Syria"

  • Berita baik yang membahagiakan kini adalah: Bangsa Kurdi bergabung dengan pemerintahan baharu Negeri Syria

<img src="https://fazryan87.blogspot.com/gambar-tumbler-tuku.jpg" alt="Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam"/>

CAKRAWALA NEWS l   Anda tahu Sultan Shalahuddin Al Ayyubi kan?
Tidak banyak yang tahu bahwa beliau bukan orang Arab.

Ya, Sultan Shalahuddin Al Ayyubi adalah seorang tokoh berdarah Bangsa Kurdi, sebuah bangsa legenda yang namanya tertutup debu sejarah di zaman ini. Bangsa Kurdi dulunya merupakan unsur utama pembebasan Al-Aqsha, lengkap bersama bangsa Turki dan Arab. Dan menariknya, Kurdi yang memimpin!

<img src="https://fazryan87.blogspot.com/gambar-tumbler-tuku.jpg" alt="Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam"/>

Aku (Edgar Hamaspenulis buku)  masih ingat pernah menulis tentang mereka di buku Untukmu Generasi Shalahuddin.

Di situ beliau (penulis) menjelaskan bahwa bangsa Kurdi terdidik untuk mencintai Islam.

Ibnul Atsir menggambarkan siapa itu Bangsa Kurdi, "Dan orang-orang Kurdi termasuk bangsa yang paling cepat menerima Islam, paling dekat dengannya, dan paling kuat dalam membelanya.” (Al Kamil fi At Tarikh).

<img src="https://fazryan87.blogspot.com/gambar-tumbler-tuku.jpg" alt="Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam"/>

Tapi, kenapa mereka seakan hilang dari sejarah?

Mengapa namanya jarang disebut lagi?

<img src="https://fazryan87.blogspot.com/gambar-tumbler-tuku.jpg" alt="Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam"/>

Bangsa Kurdi ini tinggal di kawasan yang wilayahnya kini terbagi di Turki bagian timur, Iraq utara, Iran barat, dan Syria utara.

Sejak awal, majoriti Bangsa Kurdi adalah Muslim Sunni bermazhab Syafi‘i dan dikenal cepat menerima Islam serta kuat membelanya.

Semua kejayaan mereka runtuh seiring kekhalifahan Utsmaniyah jatuh dan dunia Islam dipecah belah. Bangsa Kurdi, terpecah-pecah parah. Mereka pun digunakan penjajah untuk menciptakan huru-hara di kawasan.

<img src="https://fazryan87.blogspot.com/gambar-tumbler-tuku.jpg" alt="Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam"/>

Mereka, menurutku, adalah salah satu korban paling kasihan dari tercabik-cabiknya dab terpotongnya dunia Islam.

Bukan kerana bangsa Kurdi meninggalkan Islam, melainkan pemecahan wilayah Kurdi ke dalam negara-negara moden, penindasan politik dan budaya, serta masuknya ideologi asing seperti nasionalisme sekuler dan Marxisme.

Akhirnya, mereka lupa siapa diri mereka. Dan, lahirlah generasi rusak.

<img src="https://fazryan87.blogspot.com/gambar-tumbler-tuku.jpg" alt="Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam"/>

Tetapi, pada Januari 2026 ini terjadi khabar gembira yang menenangkan hati.

Setelah ekspansi besar-besaran para pejuang yang dimulai pada 13 Januari 2026, Syrian Democratic Forces (SDF / sebuah organisasi militer yang didominasi bangsa Kurdi) yang didukung AS, kehilangan kendali atas hampir setengah wilayah kekuasaannya di Syria.

Kota-kota strategik seperti Raqqa dan Deir ez-Zor, serta ladang minyak dan gas utama masuk dalam naungan pemerintah resmi pimpinan Presiden Syria, Ahmad Al-Shara' Abu Muhammad Al-Jaulani.

<img src="https://fazryan87.blogspot.com/gambar-tumbler-tuku.jpg" alt="Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam"/>

Sejarah akan mencatat bahawa seorang lelaki bernama Ahmad al-Shara’ Abu Muhammad al-Jaulani hadir di tengah peperangan, lalu berseru:

"Wahai kaumku, ikutilah aku dan patuhilah aku selama aku mentaati Allah dalam memimpin kalian."

Namanya, InsyaAllah akan tetap terukir dalam sanubari generasi akan datang sebagai pemimpin yang menyatukan rakyat selepas perpecahan, mengembalikan kemuliaan selepas kehinaan, dan membuat Syria berkata kepada dunia:

"Kami di sini, hadir kembali, dan lebih kuat."

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala menjaganya dan memberinya taufik demi kebaikan Syria dan Umat Islam khususnya.

<img src="https://fazryan87.blogspot.com/gambar-tumbler-tuku.jpg" alt="Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam"/>

Pada 18 Januari 2026 lalu, tentara-tentara Bangsa Kurdi ini menandatangani kesepakatan 14 points untuk menghentikan konflik.

Points paling penting adalah bergabungnya mereka ke dalam Angkatan Bersenjata Syria dan Kementerian Dalam Negeri Syria.

<img src="https://fazryan87.blogspot.com/gambar-tumbler-tuku.jpg" alt="Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam"/>

Mengapa ini kemudian menjadi berita penting buat kita?

Jawabannya: Syam, adalah bagian penting dari sejarah umat.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Jika penduduk Negeri Syam rusak, maka tak ada kebaikan buat kalian" (Shahih Tirmizi)

Stabilnya kawasan Negeri Syam –dimana Syria menjadi benteng utamanya– setelah satu (satu) abad kekacauan akan menjadi kebaikan bagi Dunia Islam seluruhnya!

<img src="https://fazryan87.blogspot.com/gambar-tumbler-tuku.jpg" alt="Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam"/>

Setelah puluhan tahun lamanya Bumi Syam hancur lebur, pemerintah baru Kaum Muslimin di Damsyik (Damaskus) kini kembali menguasai hampir seluruh wilayah nasional, termasuk wilayah timur laut yang kaya akan sumber daya.

Penguasaan kembali ladang minyak utama (seperti al-Omar) dan ladang gas memberikan kekuatan krusial (crucial / penting) bagi kaum Muslimin Syam untuk memulai rekonstruksi (pembinaan semula) nasional yang sempat lumpuh.

<img src="https://fazryan87.blogspot.com/gambar-tumbler-tuku.jpg" alt="Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam"/>

Itulah mengapa 5 hari yang lalu, dalam sebuah pidato Presiden Turkiye, Tayyib Erdogan mengatakan,

 "Orang-orang Turki, Kurdi, dan Arab akan bersatu dan menyelesaikan masalah kawasan mereka; satu-satunya payung bersama kita adalah persaudaraan Islam.” (Anadolu)

<img src="https://fazryan87.blogspot.com/gambar-tumbler-tuku.jpg" alt="Kembalinya Bangsa Kurdi ke Pangkuan Syam"/>

Inilah sebuah berita menenangkan saat Ghāzzāh sedang menghadapi rencana penjajah z10n1s laknatullah. Dunia sedang berubah.

Yang lama sedang sekarat (
nazak / agony) 
dan yang baru sedang merangkak naik.

Dan semua perubahan besar itu, mendekatkan kita perlahan-lahan menuju Masjid Al Aqsha yang merdeka. InsyaAllah! [HSZ]

📌 Catatan Editor: Artikel ini di adaptasi dan dengan izin di publish untuk website ini - dari gensaberilmu.comMedia Berteraskan Islam untuk Dakwah Sejarah Islamiyah dan Ke-Pālësṭīnean• "Learn History, Repeat Victory"•

Editor:  Helmy El-Syamza
Illustration Image, Doc: 
CAKRAWALA NEWS

Follow me at;
facebook.com/helmyzainuddin
CAKRAWALA NEWS:
https://t.me/cakranews

www.tiktok.com/@romymantovani
twitter.com/romymantovani

 TAGS:  International, IslamicWorld, Islamic History 

🧾 Penafian

Artikel di Helmy Network Geopolitical Insight disusun daripada sumber terbuka dan analisis bebas. Segala pandangan adalah bersifat akademik, tidak mewakili mana-mana kerajaan atau organisasi, serta bertujuan untuk pendidikan dan perbincangan umum. Kami komited terhadap etika kewartawanan, ketelusan data, dan penyampaian analisis berfakta.

🧾 Disclaimer

Articles on Helmy Network Geopolitical Insight are based on open sources and independent analysis. All views expressed are academic in nature, not representing any government or organization, and intended solely for educational and public discussion purposes. We are committed to journalism ethics, data transparency, and fact-based reporting.

© 2025 Helmy Network Geopolitical Insight. All rights reserved.

No comments:

Post a Comment