INILAH PERJUANGAN UNTUK MEMBERSIHKAN GΔzΔ DARI PENGKHIANATAN MUNAFIQUN

©Provided by @CAKRAWALA NEWS
INILAH PERJUANGAN UNTUK MEMBERSIHKAN GΔzΔ DARI PENGKHIANATAN MUNAFIQUN
- Ketua Komite Klan (Chairman of the Clan Committee/Hai'ah Al-'Asya'ir) GΔzΔ -- PΔlΓ«sαΉΔ«ne, dalam pernyataan pers/media menegaskan bahwa klan-klan di GΔzΔ menyokong sepenuhnya-zahir dan batin-langkah-langkah keamanan yang dilakukan oleh Gerakan pejuang HΔ∆mΔ§ untuk menindak para kolaborator pengkhianat dan pencuri bantuan kemanusiaan.
- Ia menegaskan bahwa kelompok-kelompok yang diperangi Gerakan pejuang HΔ∆mΔ§ sesungguhnya dikendalikan oleh penjajah Z10N1$T IsrΔhell Laknatullah "Alaihim → Dan dinyatakan bahwa tidak ada p3rang saudara di Jalur GΔzΔ -- PΔlΓ«sαΉΔ«ne.
BACA JUGA:
Kini 2 Tahun Sejak Thufan Al Aqsha - Anda dan Saya Sadar Dunia Sudah Tidak Lagi Sama
Sokongan Bersyarat Pada Trump's 20th Plan Sebab Malaysia Tidak Hadir di Mesir
- π½ Bayangkan—setelah dua tahun seluruh kekuatan "World Superpower" memerangi Gerakan pejuang HΔ∆mΔ§, tiba-tiba ketika p3rang usai → yang muncul justru:
- Satu kumpulan pejuang yang menyiapkan proses penyerahan tawanan/sandera hidup;
- Satu kumpulan pejuang yang mengurus pengeluaran mayat para tawanan yang maut;
- Satu kumpulan pejuang yang mengamankan situasi dalam negeri dan pasar-pasar;
- Satu kumpulan pejuang yang memburu para pengkhianat dan antek-tali barut penjajah (colonialist henchmen);
- Satu kumpulan pejuang yang mengelola pergerakan internal, terowongan, dan pembangunannya;
- Satu kumpulan pejuang yang mengamankan masuknya truk-truk dari perbatasan dan mendistribusikannya;
- Satu kumpulan pejuang yang berjaga di garis depan, menutup celah-celah di garis kontak;
- Satu kumpulan pejuang yang mengatur alur berita dan media;
- Satu kumpulan pejuang yang menangani negosiasi (rundingan) dan urusan tawanan PΔlΓ«sαΉΔ«ne.
- Struktur organisasi pejuang muj4hidin semacam ini tak mampu mereka robohkan setelah dua tahun penuh — kerana siapa pun yang membangunnya atas dasar ketakwaan kepada Allah Azza Wa Jalla, keredhaan, berasal dari rakyat dan untuk rakyat, niscaya tidak akan runtuh, Insya Allah.
- Sebuah pemandangan yang membuat geram orang-orang kafir -- para munafiqun, pengecut -- pembuat makar -- dan antek-talibarut penjajah (colonialist henchmen).

©Provided by @CAKRAWALA NEWS
CAKRAWALA NEWS -- SUDAH SEMESTI NYA PEJUANG PERLAWANAN MEMBERSIHKAN G@ZZ4 DARI PENGKHIANAT MUNAFIQUN
Oleh: Syaikh Dr. Rami ad-Dali — GΔzΔ--PΔlΓ«sαΉΔ«ne
Saya pernah menyebut bahwa pertempuran ini mirip dengan P3rang Ahzab, dan tujuannya adalah meninggikan derajat orang-orang beriman supaya layak bagi futuhat dan khilafah kelak—Insya Allah.
Itu terjadi melalui betapa berat dan panjangnya ujian; → penyaringan ketat yang memurnikan dan mengangkat yang jujur, sekaligus menampakkan dan menyingkirkan para munafiqun yang busuk.
Ini bukan sekadar perumpamaan: → ketika sebuah barisan ingin naik derajatnya, sampah-sampah harus dibersihkan dulu; → kaum mujahid yang benar tidak bisa naik derajat sebelum masyarakat yang menjadi sandarannya dibersihkan dari alat-alat dan para munafiqun perusak.
Keadaan itu tergambar seperti apa yang dikatakan al-Miqdad bin al-Aswad Radhiyallahu ‘Anhu kepada Rasulullah ο·Ί pada perang Badar:
“Wahai Rasulullah, kami tidak akan mengatakan kepadamu seperti yang dikatakan Bani Israil kepada Musa: ‘Pergilah kamu dan Rabb mu berp3rang, kami akan tetap di sini.’ Justru, pergilah dan kami menyertaimu.” Ucapan itu seakan menjadi khabar gembira bagi Rasulullah ο·Ί. (Hadits Riwayat. al-Bukhari)©Provided by @CAKRAWALA NEWS
Oleh sebab itu Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyatakan tujuan untuk menjungkir-balikkan tujuan para munafiqun, sebanding dengan tujuan mengangkat derajat orang-orang yang jujur dalam perang Ahzab.
Dia berfirman bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan memberi balasan kepada orang-orang yang jujur kerana kejujuran mereka dan akan mengadzab orang-orang munafik. Maka memang harus ada pembersihan masyarakat dari kelompok-kelompok sesat dan perusak itu.
Allah Ta'ala berfirman:
ΩΨ§ Ψ£ΩΩΨ§ Ψ§ΩΩΨ¨Ω Ψ¬Ψ§ΩΨ― Ψ§ΩΩΩΨ§Ψ± ΩΨ§ΩΩ
ΩΨ§ΩΩΩΩ
“Wahai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan kaum munafik.”
Kerana itu tindakan pertama yang dilakukan Nabi Muhammad ο·Ί setelah peristiwa Ahzab adalah membasmi sisa-sisa pengkhianatan yang direpresentasikan oleh kaum Yahudi Bani Quraizhah.
Diriwayatkan dari Siti Aisyah Radhiyallahu ‘Anha bahwa ketika Rasulullah ο·Ί kembali dari hari Khandaq (Ahzab), baginda meletakkan senjata dan berwudhu; → Datanglah Jibril dengan kepala berdebu dan bertanya, “Apakah engkau telah meletakkan senjatamu?” Rasulullah ο·Ί menjawab, “Apakah (ada yang mengatakan) aku telah meletakkannya?” Jibril lalu menunjuk ke arah Bani Quraizhah, lalu Rasulullah ο·Ί keluar menuju mereka. (Hadits Riwayat. al-Bukhari)
Diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar bahwa Nabi Muhammad ο·Ί ketika kembali dari Ahzab bersabda: “Janganlah seseorang shalat 'Ashar kecuali di Bani Quraizhah.”
(Hadits Riwayat. al-Bukhari).
Inilah yang semestinya dilakukan Gerakan pejuang perlawanan HΔ∆mΔ§ hari ini terhadap ekor-ekor perusak dan pengkhianat di GΔzΔ- PΔlΓ«sαΉΔ«ne yang suci —menuntaskan/membersihkan benih-benih pengkhianatan agar kesucian, kepahlawanan, dan keteguhan tetap terjaga. (facebook.com/share/)
* * *
Raih Amal Shaleh, share postingan ini seluas-luasnya.
π Catatan Editor: Artikel ini di adaptasi dan dengan izin di publish untuk website ini--dari http://ya-aqsha.blogspot.com • Media Berteraskan Islam untuk Dakwah Sejarah Islamiyah dan Ke-PΔlΓ«sαΉΔ«nean• "Learn History, Repeat Victory"• [HSZ] ✨π΅
π CTA (Call To Action):
π¬ Bagaimana menurut Anda, apakah artikel ini bagus dan bermanfaat? Sampaikan pandangan Anda di kolom komentar dan jangan lupa bagikan/share artikel ini agar semakin banyak orang peduli dengan Sejarah Islamiyah dan kisah-kisah para Nabi-Nabi ΨΉَΩَΩْΩِ Ψ§ΩΨ³َΩΨ§َΩ ُ Radhiallahu 'Anhum π€²π€² InsyaAllah π Aamiin Ya Rabbal 'Alaminπ€²π€²π€²
Editor: Helmy El-Syamza
Follow me at;⭐
facebook.com/helmyzainuddin
CAKRAWALA NEWS:
https://t.me/cakranews
www.tiktok.com/@romymantovani
twitter.com/romymantovani
TAGS : Kisah Rasulullah International, Islamic World,

.jpg)

No comments
Post a Comment