"In 100 Days Genocide In G@za" Mengenang Syahidnya Syaikh Saleh Al-Arouri [2]

<img src=https://fazryan87.blogspot.com".jpg" alt="In 100 Days Genocide In G@za" Mengenang Syahidnya Syaikh Saleh Al-Arouri [2]">

"In 100 Days Genocide In G@za" Mengenang Syahidnya Syaikh Saleh Al-Arouri [2]

  • Salah satu perkataan terakhir Syaikh Saleh Al-Arouri: Kita di gerakan H4m@$ sebenarnya sedang menjalankan projek kesyahidan yang dimulai Syaikh Ahmad Yasin. 

  • Saya merasa, sudah hidup lebih lama dari seharusnya dan sudah waktunya syahid. Muhammad Dheif sedang menyiapkan cara agar kita bisa syahid, dan dia akan bebaskan Al-Quds tak lama lagi, Insya Allah.

  • Posisi Syaikh Saleh Al-Arouri dianggap sebagai orang yang jabatannya di atas Muhammad Dheif, dan sejajar dengan Ismail Haniyah sebagai sesama Ketua Biro. 

  • Jika Ismail Haniyah adalah ketua bidang politik, maka Syaikh Saleh Al-Arouri menangani militer.

  • Syaikh Salah Arouri adalah salah satu pendiri Br1gad3 Izzuddin Al-Q@$$4m dan dianggap sebagai Komandan Umum Br1gad3 Al-Q@$$4m di Tebing Barat (West Bank).

  • Syaikh Saleh Al-Arouri adalah salah satu arkitek pertempuran "Thuufanul Aqsha", mulai dari tujuan umum sampai khusus, tetapi teknis lapangannya diatur langsung oleh Muhammad Dheif. 

  • Isr@43l anggap membuatnya syahid akan melemahkan perjuangan, tapi justru akan membuat kehancuran Israel semakin dekat, Insya Allah.

<img src=https://fazryan87.blogspot.com".jpg" alt="In 100 Days Genocide In G@za" Mengenang Syahidnya Syaikh Saleh Al-Arouri [2]">
    Empat (4) Alasan Z10n15 Isr@3l Bvnuh Tokoh Senior H@m45 Syaikh Saleh Al-Arouri

<img src=https://fazryan87.blogspot.com".jpg" alt="In 100 Days Genocide In G@za" Mengenang Syahidnya Syaikh Saleh Al-Arouri [2]">

    FORTUNA MEDIA - KUALA LUMPUR  – Penjajah Z10n15 Isr43l pada minggu pertama bulan Januari 2024, telah membvnuh tokoh senior H@m4$, Saleh Al Arouri, beliau salah satu pendiri Br1gad3 Izzudin Al-Q@$$4m. Juga Wakil pemimpin H@m4$ yang kerap menjadi juru bicara kelompok tersebut gugur usai diserang drone di ibu kota Lebanon, Beirut pada Selasa malam, (2/1/2024).

    Pertama, regime apartheid Z10n1$ memahami bahwa pembvnuhan kepada Saleh Al Arouri tidak akan melahirkan respons balasan yang signifikan dari Hezbollah. Mereka sudah mengukur kekuatan Hezbollah yang tidak akan melahirkan perang terbuka. Meski terlibat kontak s3njata dengan Isr43l sebelumnya, Hezbollah tidak benar-benar mendeklarasikan perang terhadap Isr43l layaknya apa yang dilakukan H@m4$.

   READ MORE:

"In 100 Days Genocide In G@za" Mengenang Syahidnya Syaikh Saleh Al-Arouri

<img src=https://fazryan87.blogspot.com".jpg" alt="In 100 Days Genocide In G@za" Mengenang Syahidnya Syaikh Saleh Al-Arouri [2]">

    Pada bulan Ogos 2023, pemimpin gerakan H3zbollah Syaikh Hasan Nasrallah menarik batasan yang tegas terhadap penjajah Isr43l dengan mengklaim bahwa mereka tidak akan mengizinkan Tel Aviv untuk membunuh anggota warga asing mana pun di tanah Lebanon, termasuk warga Palestine.

    H3zbollah tidak hanya gagal mempertahankan garis batas itu, tetapi juga gagal melindungi wilayah yang berada di bawah kendalinya dari teror Z10n15.

    Secara umum, H3zbollah memang akan lebih berhitung-berfikir panjang untuk bertarung besar-besaran dengan Isr43l kerana secara umum postur kekuatan dan ekonomi mereka tidak terlalu besar.

    Ali Bakir, Assistant Professor di University Qatar, menyampaikan pada Februari 2008, misalnya, Imad Mughniyeh, anggota H3zbollah yang setara dengan Syaikh Qasem Soleimani di Iran, dibvnuh di Syria. 
Syaikh Hasan Nasrallah bersumpah untuk membalas dendam dan memasuki perang terbuka dengan Isr43l, namun hal ini tidak pernah terwujud.

    Sebaliknya H3zbollah dan Isr43l menekan kesepakatan untuk tidak melakukan konfrontasi – yang memungkinkan H3zbollah mendukung regime Bashar Hafez al-Assad setelah revolusi tahun 2011 untuk mencegah kejatuhannya, hingga meletusnya perang Isr43l di G@z4 pada Oktober 2023.

    Dengan serangan ini, Saleh Al Arouri menjadi pemimpin politik senior H@m4$ pertama yang dibunuh Z10n15 di luar wilayah Palestine sejak 7 Oktober 2023. Dalam beberapa tahun terakhir kelompok-kelompok Palestine yang beroperasi di Lebanon, telah terbiasa dengan protokol keamanan. Tapi kini H@m4$ perlu lebih berhati-hati.

    Pembvnuhan Saleh Al Arouri juga tidak akan menarik Iran untuk melakukan perang terbuka dengan Isr43l. Pola pertarungan sejauh ini adalah pertarungan H@m4$ dan kelompok perlawanan Palestine vis a vis penjajah Z10n15 yang bertujuan untuk membebaskan Baitul Maqdis.

    Kedua, setelah gagal menaklukan H@m4$ dalam perang selama tiga bulan. Regime kolonialis Isr43l kini mulai berhitung untuk mundur teratur kerana merosotnya ekonomi Tel Aviv yang tersedot untuk menghabisi H@m4$.

   Untuk itu, energi penjajah kini mulai dialihkan untuk membunuh tokoh-tokoh H@m4$ yang memiliki peranan penting dalam perlawanan atau Tokoh strategik yang mengatur pola perlawanan Br1gad3 Izzudin Al- Q@$$4m. Saleh Al-Aruri berada dalam daftar ini. Beliau adalah salah satu tokoh sentral dan pendiri Br1gad3 Al-Q@$$4m.

   Syaikh Saleh Al-Aruri tinggal di pengasingan di Lebanon setelah menghabiskan 15 tahun di penjara Isr43l sebelum dideportasi ke Jordan. Segera setelah itu, Saleh Al-Aruri dideportasi ke Syria dan kemudian hijrah ke Turkiye, kerana keretakan antara H@m4$ dan regime Bashar Hafez al-Assad akibat revolusi Syria. Sebelum perang dimulai pada 7 Oktober 2023, Perdana Menteri penjajah Isr43l, Benjamin Netanyahu sempat mengancam akan membvnuhnya.

    Amerika Syarikat memasukkan nama Syaikh Saleh Al-Aruri sebagai daftar “t3r0ris global” pada 2015 dan memberikan hadiah sebesar US$ 5 juta, untuk setiap informasi tentang dirinya.

    Pada bulan Disember, Wall Street Journal telah melaporkan bahwa Perdana Menteri penjajah Benjamin Netanyahu telah memerintahkan agent mata-mata Isr43l untuk menyusun rencana untuk membvnuh para pemimpin utama pejuang gerakan Al-Q@$$4m di luar G@z4, yang tinggal di Turkiye, Qatar, Lebanon, dan tempat lain.

   Pemerintah Turkiye dengan cepat menyampaikan peringatannya kepada Isr43l kerana langkah itu akan menimbulkan konsekuensi serius. Baru-baru ini Turkiye berhasil mengungkap jaringan M0ss4d dan menangkap 33 orang di delapan provinsi/daerah di seluruh negeri Turkiye. Ini terjadi hanya beberapa jam sebelum pembunuhan Syaikh Saleh Al-Aruri di Lebanon.

   Baca disini,


Police Turkiye menahan puluhan suspected M0ss4d agents

    Ketiga, Netanyahu perlu klaim “kemenangan palsu”. Netanyahu sudah "kadung sesumbar" (cakap besar/mendabik dada) untuk melenyapkan H@m4$ apapun cara dan bayarannya. Ia menginginkan perang terus berlanjut dan menyudahi perang ini dengan cepat di tengah defisit kepercayaan internal Isr43l yang terus berlanjut dan desakan mundur kepadanya yang terus merajalela.

   Sejauh ini, penjajah Isr43l telah menghancurkan lebih dari 80 persen rumah dan bangunan di Semenanjung G@z4 dan angka kematian rakyat Palestine akibat serangan Israel ke atas Semenanjung Gaza sejak 7 Oktober 2023 lepas mencecah lebih dari 23.000 warga Palestine, lebih dari dua pertiganya adalah kanak-kanak dan perempuan (termasuk lebih 7,500 kanak-kanak dan 4,500 wanita.

   Menurut kenyataan pejabat media wilayah itu, jumlah kecederaan pula melebihi 30,000 orang dengan lebih 75 peratus daripada mereka kanak-kanak dan wanita, lapor Agensi Anadolu pada akhir Disember 2023 .

   Jumlah penduduk yang hilang melepasi 7,000 orang dengan kebanyakan mereka disyaki tertimbus di bawah runtuhan bangunan.

   Operasi Isr43l tersebut tidak hanya gagal membebaskan sandera lagi, namun juga berakhir dengan terbvnuhnya beberapa dari mereka selama pemb0man Isr43l tanpa pandang bulu. Terlebih lagi, militer penjajah gagal membvnuh pemimpin senior H@m4$ di G@z4, apalagi menghancurkan H@m4$.

   Meningkatnya tekanan dan keperluan untuk mencapai sesuatu, Netanyahu merasa perlu mencetak beberapa terobosan dan menciptakan citra “kemenangan palsu” dengan membunuh tokoh H@m4$, ungkap analis Timur Tengah. Ali Bakir.

    Keempat, upaya menarik H@m45 keluar. Hilangnya tokoh penting seperti Syaikh Saleh Al-Aruri dapat mendorong H@m45 untuk mengambil tindakan yang lebih keras terhadap penjajah. Z10n15 Isr43l ingin menguras energi penuh H@m45 untuk melakukan serangan besar-besaran. Kerana perang kota/bandar adalah duel yang tidak menguntungkan bagi regime penjajah. Versi resmi penjajah, total sudah lebih kurang 3200 prajurit mereka yang mampoos dan 1500 di antaranya mampoos dalam p3rang darat melawan Br1gad3 Al Q@$$4m di G@z4.

   Sementara itu, kepolisian penjajah telah mencatat 57 petugas yang mampoos saat menghadapi Al Q@$$4m di perbatasan G@z4, seorang petugas mampoos dalam serangan di Jerusalem, dan seorang petugas lainnya mampoos di Tebing Barat (West Bank).

<img src=https://fazryan87.blogspot.com".jpg" alt="In 100 Days Genocide In G@za" Mengenang Syahidnya Syaikh Saleh Al-Arouri [2]">
https://m.maariv.co.il/journalists/Article-1065378

    (Note: Seorang kolumnis, Alon Ben David, kemarin tanpa sadar membocorkan berapa jumlah perkiraan tentara Isr43l Laknatullahi 'Alaihim yang mampoos. Ia menulis, 7000 tentara tak cukup untuk "membentuk brigade lain yang hilang." 
    
Catatan, bahwa tentara Isr43l itu bebas tugas bukan hanya kerana mampoos, tapi juga cacat permanen seperti kehilangan dua kaki dan dua tangan)

    Sebuah keterpurukan besar kolonialis Isr43l dalam perang melawan H@m4$ selama ini.

   Pimpinan H@m4$ tentu sudah membaca ini. Ini taktik kolonial untuk memancing mereka. Namun, petinggi H@m4$, Sami Abu Zuhri mengatakan bahwa meskipun gugurnya Saleh Al-Arouri akan mempunyai konsekuensi tersendiri, posisi H@m4$ tetap dalam pendiriannya. Bahwa asalkan Isr43l sepenuhnya menghentikan serangannya maka kelompok tersebut akan terbuka untuk melakukan pembicaraan soal lain.

   Sebelum gugurnya Allahyarham Saleh Al-Arouri, H@m45 telah menyampaikan posisinya mengenai negosiasi gencatan s3njata kepada perunding dari Negara Qatar dan Mesir, yang berkisar pada tiga tuntutan utama:
   Pertama, penghentian total agresi/pencerobohan Isr43l di G@z4.
   Kedua, meningkatkan bantuan kemanusiaan ke G@z4.
   Ketiga, sandera/tawanan tidak akan dibebaskan kecuali berdasarkan kesepakatan H@m45. 
[HSZ]

Adaptasi dari artikel by *Pizaro Gozali Idrus via, Gaza Media, Palestine

*Penulis adalah Direktur Eksekutif Baitul Maqdis Institute. Kandidat Doktor (Doctoral Candidate)
 pada bidang Policy Research and International Studies, Universiti Sains Malaysia.

Ilustrasi Image; Doc, Romy Mantovani 

 #TAGS : #Topstories, #News & #Politics, #TelAviv, #Israel, #Gaza, #Palestine, #Beirut, #Lebanon


No comments