KISAH RASULULLAH SHALLALLAAHU 'ALAIHI WA SALLAM [46]

<img src="https://fazryan87.blogspot.com.jpg" alt="KISAH RASULULLAH SHALLALLAAHU 'ALAIHI WA SALLAM [46]">

KISAH RASULULLAH SHALLALLAAHU 'ALAIHI WA SALLAM [46]

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ  وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

KISAH RASULULLAHﷺ صل الله عليه و سلم

Bagian-46

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمَّد

"Allahumma Shalli 'Ala Muhammad"

FORTUNA MEDIA-  Mengejek Al Qur'an

أَذَٰلِكَ خَيْرٌ نُزُلًا أَمْ شَجَرَةُ الزَّقُّومِ

(Makanan Syurga) "itukah hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum".

Al-Qur'an, Surah As-Saffat (37:62)

إِنَّا جَعَلْنَاهَا فِتْنَةً لِلظَّالِمِينَ

"Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai siksaan bagi orang-orang yang zalim".

Surah As-Saffat (37:63)

إِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِي أَصْلِ الْجَحِيمِ

"Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang ke luar dari dasar neraka yang menyala".

Surah As-Saffat (37:64)

طَلْعُهَا كَأَنَّهُ رُءُوسُ الشَّيَاطِينِ

"Mayangnya seperti kepala syaitan-syaitan".

Surah As-Saffat (37:65)

Surat Ash-shaffat ayat 62-65 menjelaskan tentang makanan orang di Neraka berupa buah zaqqum. 

Abu Jahal mengatakan bahwa pohon zaqqum itu tentunya seperti kurma Yatsrib yang dapat kamu santap. 

Kemudian, Allah Ta'ala menghina Abu Jahal dalam Surah Ad-Dukhan ayat 43 - 49 .

إِنَّ شَجَرَتَ الزَّقُّومِ

"Sesungguhnya pohon zaqqum itu",

Surah Ad-Dukhan (44:43)

طَعَامُ الْأَثِيمِ

"Makanan orang yang banyak berdosa".

Surah Ad-Dukhan (44:44)

كَالْمُهْلِ يَغْلِي فِي الْبُطُونِ

(Ia) "sebagai kotoran minyak yang mendidih di dalam perut",

Surah Ad-Dukhan (44:45)

كَغَلْيِ الْحَمِيمِ

"Seperti mendidihnya air yang amat panas".

Surah Ad-Dukhan (44:46)

خُذُوهُ فَاعْتِلُوهُ إِلَىٰ سَوَاءِ الْجَحِيمِ

"Peganglah dia kemudian seretlah dia ke tengah-tengah neraka".

Surah Ad-Dukhan (44:47)

ثُمَّ صُبُّوا فَوْقَ رَأْسِهِ مِنْ عَذَابِ الْحَمِيمِ

"Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya siksaan (dari) air yang amat panas".

Surah Ad-Dukhan (44:48)

ذُقْ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْكَرِيمُ

"Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia".

Surah Ad-Dukhan (44:49)

Be Smart, Read More;

PUISI Aku Pengemis di Negeri Ku Sendiri
PUISI | Portrait Rohingya, Terhanyut Jelajah Samudera Benua Impian
PUISI, Portrait Rohingya Dibalik Tangisan, Tertindas dan Terasing



Abdullah bin Ummi Maktum

Seorang buta bernama Abdullah bin Ummi Maktum bertanya, 

"Ada seseorang bernama Muhammad  yang membawa ajaran baru?" Temannya mengiyakan.

"Ajaran yang mengajak meyembah Tuhan Yang Maha-Tinggi?" tanya Abdullah bin Ummi Maktum lagi.

"Benar"

"Tuhan itu tidak bisa diraba seperti berhala?"

"Betul, Abdullah bin Ummi Maktum. Begitulah yang diajarkannya."

Abdullah bin Ummi Maktum termenung sambil menggosok-gosok ujung jemari tangannya.

"Tuhan yang tidak bisa diraba?" Fikir Abdullah bin Ummi Maktum, 

"Padahal ujung jariku ini sudah mengenal betul berhala-berhala. Aku bahkan bisa membedakan Latta dan Uzza dengan memegang hidung mereka. Seandainya aku bisa bertemu sendiri dengan Muhammad!"

Dipenuhi rasa ingin tahu yang besar, Abdullah bin Ummi Maktum menemui Rasulullah  . Sayang sekali, saat itu Rasulullah  sedang menyampaikan ayat-ayat Al Qur'an kepada Walid bin Mughirah. Ia adalah seorang pembesar Quraisy yang sangat diharapkan keislamanannya.

Akan tetapi, Abdullah bin Ummi Maktum tidak mengetahui kehadiran Walid, kerana buta, dia terus mendesak, mendesak dan mendesak Rasulullah  agar saat itu juga menerangkan tentang Islam kepadanya. 

Kerana tidak tahan didesak terus, sedangkan beliau sedang mendakwahi seorang tokoh penting, Rasulullah  membuang wajah beliau.

Saat itu, firman Allah turun untuk menegur beliau, 

(Al-Qur'an, Surah 'Abasa, 80 ayat 1-6)

عَبَسَ وَتَوَلَّىٰ

"Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling",

Surah 'Abasa (80:1)

أَنْ جَاءَهُ الْأَعْمَىٰ

"Kerana telah datang seorang buta kepadanya".

Surah 'Abasa (80:2)

وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُ يَزَّكَّىٰ

"Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa)",

Surah 'Abasa (80:3)

أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنْفَعَهُ الذِّكْرَىٰ

"Atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya?"

Surah 'Abasa (80:4)

أَمَّا مَنِ اسْتَغْنَىٰ

"Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup",

Surah 'Abasa (80:5)

فَأَنْتَ لَهُ تَصَدَّىٰ

"Maka kamu melayaninya".

Surah 'Abasa (80:6)

Demikianlah, Allah sangat menjaga utusan-Nya dari kesalahan, bahkan untuk kesalahan sekecil itu. Apalagi Rasulullah  adalah orang yang sangat halus perasaanya sehingga jika akan merugikan orang miskin atau orang lemah, beliau merasa takut.

Kerana Dengki

Kebanyakan para pembesar Quraisy tidak mahu mengikuti Nabi bukan kerana lebih yakin dengan berhala, melainkan lebih kerana dengki, mengapa Muhammad diangkat menjadi Nabi, bukan mereka? 

Walid bin Mughirah berkata, "Wahyu didatangkan kepada Muhammad bukan kepadaku, padahal aku kepala dan pemimpin Quraisy, juga tidak kepada Abu Mas'ud Amr bin Umair Ats Tsaqafi sebagai pemimpin Tsaqif. Kami adalah pembesar-pembesar dua kota."[hsz] 

Shallu 'alan Nabi...

💐Bersambung ... Semoga Kita Mendapat Barokah Allah Azza Wa Jalla.

آمينَ يا رَبَّ الْعلَمِيْنَ ..بَارَكَ اللهُ فِيْك
Editor ; Helmy Network

Ilustrasi Image, Doc, Helmy Network

Follow me at;
twitter.com/romyschneider
facebook.com/romyschneider
linkedin.com/in/helmy-syamza
pinterest.com/hsyamz

,
, #makkahalmukarramah, #madinahalmunawarah, 

VIDEO :

FAKTA! WASPADA GERAKAN PEMURTADAN UMAT ISLAM SECARA AGRESIF || #RHOMAIRAMA

No comments