KISAH RASULULLAH SHALLALLAAHU 'ALAIHI WA SALLAM [65]

<img src=https://fazryan87.blogspot.com".jpg" alt="KISAH RASULULLAH SHALLALLAAHU 'ALAIHI WA SALLAM [65]">
Ilustrasi Image by romyschneider


KISAH RASULULLAH SHALLALLAAHU 'ALAIHI WA SALLAM [65]

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ  وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

KISAH RASULULLAHﷺ صل الله عليه و سلم

Bagian-65

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمَّد

"Allahumma Shalli 'Ala Muhammad"

Shalat Juma'at Pertama

FORTUNA MEDIA - Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam berangkat dari Quba' pada Juma'at pagi. Beliau diiringi para Sahabat Muhajirin dan Anshar. Sebagian berkendaraan, sebagian lagi berjalan kaki. Ketika waktu shalat Juma'at tiba, Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam tengah melewati Wadi Ranuna. Tempat itu dekat dengan perkampungan Bani Amr bin Auf.  Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam berhenti dan mendirikan shalat Juma'at bersama para Sahabatnya. Itulah shalat Juma'at pertama yang didirikan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam .

Dalam shalat itu, Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam berkhutbah, 

"Wahai seluruh manusia hendaklah kalian mengerjakan amal kebaikan demi kalian sendiri. Sungguh kalian mengetahui, demi Allah, sesungguhnya akan datang suatu hari ketika salah satu dari kalian dikejutkan oleh suara gemuruh, sehingga ia akan melupakan harta apa pun yang dimilikinya. Pada hari itu, Allah akan berfirman kepadanya langsung tanpa ada yang menerjemahkan dan menghalang-halangi. Firman-Nya, "Tidaklah telah datang seorang Rasul kepadamu lalu ia menyampaikan ajaran kepadamu dan Aku telah memberikan harta kepadamu serta Aku telah memberikan banyak karunia kepadamu. Namun, semua itu kamu gunakan untuk dirimu sendiri."

"Saat itu, ia akan melihat ke kanan dan ke kiri, tetapi tidak melihat apa pun. Namun, ketika melihat ke muka, ia akan menatap Neraka Jahanam. Siapa pun yang dapat menjaga wajahnya dari bahaya api neraka, walaupun dengan separuh kurma, hendaklah ia banyak menyebut kalimat thayyibah kerana kalimat thayyibah itu adalah sesuatu yang indah yang akan diberi balasan sampai tujuh ratus kali lipat. Keselamatan dan rahmat Allah serta barokah-Nya semoga dilimpahkan atas kamu dan atas Rasulullah."

Pada saat shalat Juma'at itu, Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam berkhutbah setelah shalat didirikan. Baru pada kemudian hari, Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengubah cara itu sehingga khutbah dilakukan sebelum shalat Juma'at dilakukan.

Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam pun melanjutkan perjalanan. Setiap kali melewati sebuah perkampungan, orang-orang selalu berebut menawarkan tempat bersinggah dan beristirahat kepada beliau. Namun, selalu mengulang jawaban yang sama, 

"Biarkanlah unta ini berjalan, sesungguhnya ia diperintah Allah agar berhenti ditempat yang dikehendaki-Nya."

   BACA JUGA,

The Story of The Prophet Muhammad SAW
Novel @Horror, Mystery, Ghost, Fantasy & Romance

Tiba di Madinah

Kota Yatsrib dipenuhi bermacam perhiasan indah untuk menyambut kedatangan Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Ketika beliau tiba, seluruh kaum Muslimin perempuan dan lelaki, kanak-kanak dan budak-hamba belian, keluar rumah untuk menyambut kedatangan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam  yang telah lama mereka nantikan.

Anak-anak lelaki dan para budak lelaki ramai-ramai berbaris di jalan seraya bersorak, 

"Telah datang Muhammad! Telah datang Rasulullah! Ya Muhammad! Ya Rasulullah!"

Para pemuda dan lelaki dewasa menghunus pedang dan tombak sebagai tanda siap mati membela Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam

Kaum Muslimin yang mengiringi Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam dari Quba berseru bersama, 

"Telah datang Nabi Allah! Telah datang Nabi Allah! Telah datang Nabi Allah!"

Sementara itu, anak-anak perempuan naik ke atas rumah seraya bersama membaca syair, 

"Kami anak-anak perempuan keturunan Najjar, hai orang yang cinta bertetangga dengan Nabi Muhammad!"

Mendengar sambutan yang begitu hangat dan penuh sayang itu, Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam bertanya, 

"Apakah kalian semua cinta kepadaku?"

"Ya, sudah tentu ya Rasulullah!" jawab semuanya.

Dengan hati bergetar penuh kasih, Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, 

"Allah mengetahui bahwa hatiku sangat mencintai kalian semua."

Ada orang yang menangis, ada juga orang yang tersenyum saat mendengar pernyataan cinta dari Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang begitu mulia, yang begitu mereka cintai, dan yang begitu mereka rindukan. Maka rebana-rebana pun berbunyi dan kaum wanita berpantun.

طلع البدر علينا  ¤  من ثنية الوداع

Thola’al badru ‘alaynâ min tsaniyyatil wadâ’i

وجب الشکر علينا  ¤  ما دعا لله داع

Wajabasy-syukru ‘alaynâ mâ da’â lillâhi dâ’î

أيها المبعوث فينا  ¤  جئت بالأمر المطاع

Ayyuhâl mab’ûtsu fînâ ji'ta bil amril muthô’i

Artinya;

"Telah terbit purnama di atas kita".

"Dari kampung Tsaniyyatil Wada".

"Wajiblah kita bersyukur akan apa yang diserukan penyeru".

"Duhai orang yang diutus kepada kami".

"Engkau datang dengan perintah yang ditaati".

Demikian seterusnya, pantun-pantun kehormatan diucapkan oleh kaum Muslimin lelaki dan perempuan ketika mereka menyambut kedatangan Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Itu adalah suatu saat yang amat membahagiakan dan tidak akan pernah terulang lagi dalam sejarah, suatu penyambutan yang begitu tulus dan penuh cinta. 

Muhajirin yang Pertama

Abu Salamah bin Abdul Asad adalah Muhajirin yang pertama tiba di Madinah. Setelah itu, menyusul Amir bin Rabi'ah bersama Istrinya, Laila binti Abi Hasymah. Beliaulah wanita Muhajirin yang pertama tiba di Madinah.[hsz] 

Shallu 'alan Nabi...

💐Bersambung ... Semoga Kita Mendapat Barokah Allah 'Azza Wa Jalla.

آمينَ يا رَبَّ الْعلَمِيْنَ ..بَارَكَ اللهُ فِيْك
Editor ; Helmy Network

Ilustrasi Image, Doc, Helmy Network

Follow me at;
twitter.com/romyschneider
facebook.com/romyschneider
linkedin.com/in/helmy-network
pinterest.com/ryanschneider

 #kisahrasulullah, #nabimuhammadSAW, #risalahkenabian, #sirahrasulullah,

VIDEO : 

FAKTA! WASPADA GERAKAN PEMURTADAN UMAT ISLAM SECARA AGRESIF || #RHOMAIRAMA

No comments