Projek pelabuhan G@z4, UNRWA persoal mengapa AS guna cara sukar untuk bantu G@z4?

<img src=https://fazryan87.blogspot.com".jpg" alt="Projek pelabuhan G@z4, UNRWA persoal mengapa AS guna cara sukar untuk bantu G@z4?">
Photo: Juliette Touma, Pengarah Komunikasi UNRWA/Image by themerdekatimes.com/

Projek pelabuhan G@z4, UNRWA persoal mengapa AS guna cara sukar untuk bantu G@z4?

"Pengarah Komunikasi Agensi Kerja dan Bantuan Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu bagi Pelarian Filisthine (#UNRWA) menyifatkan pembinaan pelabuhan sementara di G@-za oleh tentera Amerika Syarikat (AS) merupakan langkah penyelesaian yang rumit di saat terdapat solusi yang lebih mudah iaitu menerusi jalan raya".

  • Agensi Kerja dan Bantuan Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu bagi Pelarian Filisthine (#UNRWA) menyifatkan pembinaan pelabuhan sementara di G@-za oleh tentera Amerika Syarikat (AS) merupakan langkah penyelesaian yang rumit di saat terdapat solusi yang lebih mudah iaitu menerusi jalan raya.

  •  Jika benar AS mahu membantu G@-za, cara yang paling cekap dan berkesan adalah dengan memberi lebih banyak tekanan kepada pihak berkuasa Z10N15 Isr43l untuk menambah waktu bekerja mereka yang bertugas di pusat pemeriksaan yang menjadi laluan truck bantuan antara Isr43l dan G@-za di Karem Abu Salem. – Juliette Touma, Pengarah Komunikasi UNRWA.

  • Selain itu katanya, Isr43l perlu dinasihatkan untuk membuka lebih banyak laluan dan menambah bilangan trak yang dibenarkan masuk ke G@-za.(via, themerdekatimes.com)

<img src=https://fazryan87.blogspot.com".jpg" alt="Projek pelabuhan G@z4, UNRWA persoal mengapa AS guna cara sukar untuk bantu G@z4?">
Puluhan pemukim ilegal (pendatang haram) Isr43l membuat tenda-tenda di pintu perbatasan Karem Abu Salem (Karem Shalom) untuk mencegat truk-truk kemanusiaan yang hendak masuk ke G@-za. 
  • Gerakan J1h4d Islam: Pelabuhan Amerika yang mula dibangun di Pantai Semenanjung G@-za sebenarnya hanyalah berniat membuka pintu bagi pengungsian warga  Filisthine dari Jalur G@-zza ke luar negeri, dan I$r43l ingin membebaskan tahanannya dengan harga terendah.

  • Tidak ada pembicaraan tentang gencatan s3njata, dan justru siapa pun yang berniat mengirimkan bantuan kepada warga sivil (masyarakat awam) di G@-za harus membuka penyeberangan (Rafah atau yang lain) daripada mengusulkan pendirian pelabuhan.

  • Catatan: FortunaMedia: J1h4d Islam mensinyalir (memberi isyarat) pembangunan pelabuhan itu hanya akan membuat sebagian warga G@-za eksodus (penghijrahan besar-besaran) ke luar dari Semenanjung G@-za.

<img src=https://fazryan87.blogspot.com".jpg" alt="Projek pelabuhan G@z4, UNRWA persoal mengapa AS guna cara sukar untuk bantu G@z4?">
Projek pembangunan pelabuhan baru G@zz4 // Potret pembangunan pelabuhan darurat di Gaza oleh Amerika dan Isr43l, menyambut kapal bantuan makanan dari Pelabuhan Cyprus.

      FORTUNA MEDIA - KUALA LUMPUR - Anadolu Agency : "Amerika Syarikat (AS) membangun pelabuhan sementara G@-za untuk memfasilitasi migrasi 'sukarela' massal"(facilitation of mass 'voluntary' migration").

     Amerika Syarikat mengklaim pelabuhan itu untuk memfasilitasi bantuan kemanusiaan tetapi dapat digunakan untuk membersihkan G@-za secara etnik (genocide) sesuai dengan rencana Z10N15 Isr43l yang sebelumnya bocor.


<img src=https://fazryan87.blogspot.com".jpg" alt="Projek pelabuhan G@z4, UNRWA persoal mengapa AS guna cara sukar untuk bantu G@z4?">
💥 Saluran 12 Israel: Yayasan Bezalel, Pembangunan pelabuhan sementara di Gaza: 72 jam setelah pengumuman Joe Biden - kapal pertama yang meninggalkan pangkalan di Virginia membawa peralatan teknik untuk tujuan membangun dermaga di Jalur Gaza

     Sebuah kapal militer AS berlayar pada 11 Marc 2024 untuk melakukan perjalanan ke pantai Jalur G@-za yang terkepung untuk membangun pelabuhan sementara.

    Namun, keraguan terhadap niat AS untuk membangun pelabuhan tersebut terus muncul.

<img src=https://fazryan87.blogspot.com".jpg" alt="Projek pelabuhan G@z4, UNRWA persoal mengapa AS guna cara sukar untuk bantu G@z4?">
Image by gazamedia.net

    READ MORE: SPECIAL REPORT: Mengapa I5r@3l mencvri jenazah warga Filisthine?

    Hisham Khreisat, pakar militer dan urusan strategik Negara Jordan, berpendapat bahwa motivasi pembangunan pelabuhan tersebut adalah untuk memfasilitasi deportasi (memudahkan pengusiran/facilitate deportation) penduduk G@-za dengan kapal.

      Hisham Khreisat mengatakan kepada media Anadolu Agency bahwa “pelabuhan terapung di lepas pantai G@-za adalah topeng kemanusiaan yang menyembunyikan migrasi sukarela ke Eropah".

     “Pelabuhan taktik militer ini akan mendapat persetujuan Isr43l kerana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah mencari idea ini sejak awal perang, yang bertujuan untuk mengungsi secara sukarela warga G@-za dan 'melarikan diri' ke Eropah", tambahnya.

    Gedung Putih (White House AS) mengklaim ingin membangun pelabuhan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke G@-za kerana ratusan ribu warga Filisthine berisiko kelaparan akibat blockade (sekatan) Z10N15 Isr43l Laknatullahi 'Alaihim.

    Namun laporan media BBC mencatat bahwa pembangunan pelabuhan akan memakan waktu setidaknya 60 hari dan "Lembaga amal (charity institutions) mengatakan mereka yang menderita di G@-za tidak bisa menunggu selama itu".

    Jika AS ingin mencegah kelaparan di G@-za, mereka dapat menggunakan pengaruhnya sebagai pembekal s3njata utama Isr43l untuk memaksa Tel Aviv mengizinkan lebih banyak bantuan masuk dengan konvoi truk melalui jalur darat yang ada.

    Pada tanggal 13 Oktober 2023, hanya beberapa hari setelah dimulainya perang di G@-za, Kementerian Intelijen Isr43l mengeluarkan dokumen yang menyerukan pengusiran paksa terhadap 2,3 juta penduduk Jalur G@-za dengan alasan kemanusiaan.

    Dokumen yang bocor tersebut merekomendasikan agar kondisi di Gaza menjadi tidak layak huni sehingga penduduknya terpaksa mengungsi ke negara lain, termasuk Sinai di Mesir, Greece, Sepanyol, dan Kanada.

     Z10N15 Isr43l dapat membenarkan deportasi (pengusiran) tersebut kepada masyarakat internasional, menurut rencana tersebut, jika hal tersebut tampaknya menyebabkan “lebih sedikit korban jiwa di kalangan penduduk sivil (awam) Filisthine, dibandingkan dengan perkiraan jumlah korban jika mereka tetap tinggal", kata dokumen tersebut.

     Pemb0man oleh Z10N15 Isr43l Laknatullahi 'Alaihim yang secara brutal, sangat mengerikan terhadap G@-za sejak 07 Oktober 2023 telah menciptakan kondisi seperti itu, membvunuh sekurangnya 30.000 warga Palestine, majoriti perempuan dan kanak-kanak.

    Risiko kelaparan akibat blockade Z10N15 Isr43l Laknatullahi 'Alaihim, juga menciptakan kondisi yang membuat deportasi 2,3 juta warga G@-za tampak sebagai tindakan kemanusiaan.

    Kondisi ini dapat terjadi jika Isr43l melakukan operasi darat di Rafah, tempat lebih dari satu juta warga G@-za yang mengungsi dari wilayah lain di Jalur G@-za berlindung.

     Pemerintah Mesir sejauh ini menolak mengizinkan warga G@-za masuk ke Sinai, sehingga deportasi melalui laut ke Eropah lebih menarik bagi para perencana Z10N15 Isr43l Laknatullahi 'Alaihim.

    Front Populer untuk Pembebasan Filisthine (PFLP) juga mengeluarkan peringatan tentang rencana AS membangun pelabuhan sementara di lepas pantai G@-za tersebut.

    Gerakan perlawanan (PFLP) menekankan bahwa rencana AS “mencurigakan dan meragukan", kerana akan membuka pintu bagi pengungsian paksa penduduk G@-za dengan alasan kemanusiaan dan alasan lainnya.

     Gerakan ini juga menuduh Presiden Joe Biden mendirikan pelabuhan tersebut untuk menenangkan opini publik di AS. Menjelang pemilihan presiden, sebagian besar pendukung Parti Demokrat mengkritik Biden atas dukungannya terhadap genocide Z10N15 Isr43l yang sedang berlangsung di G@-za, termasuk kurangnya bantuan yang menjangkau warga Filisthine yang kelaparan.

    Pernyataan PFLP menambahkan bahwa Perlawanan Filisthine akan tetap waspada dan akan menghadapi “rencana mencurigakan AS atau tindakan lain apa pun yang mungkin memaksa warga Filisthine diusir untuk melikuidasi (liquidate/mencairkan) perjuangan Rakyat Filisthine".

    Pernyataan PFLP tersebut semakin menegaskan bahwa kehadiran AS akan menjadi target yang sah bagi Perlawanan 
perjuangan Rakyat Filisthin.[HSZ]

Source: gazamedia.net & themerdekatimes.com.

Ilustrasi Image; Doc, Romy Mantovani 

 #TAGS :   Israel, Gaza, Palestine, TopStories, News, News Focus,  Political News, Featured, UNRWA,

No comments