Menelusuri Jejak Tokoh-Tokoh Misterius di Indonesia

<img src="https://fazryan87.blogspot.com.jpg" alt="Menelusuri Jejak Tokoh-Tokoh Misterius di Indonesia">

Menelusuri Jejak Tokoh-Tokoh Misterius di Indonesia

FORTUNA MEDIA - Edisi Edited.

Mengapa penulisan sejarah harus disusun secara kronologi?

Jawaban ;
1.Sebab kejadian tersebut memerlukan suatu perincian, baik dari sisi ruang mahupun waktu, latar belakang hingga kejadian menurut batas yang ditentukan sehingga hal-hal penting dapat dikaji tanpa adanya kesalahan teori. (brainly.co.id)

CONTOH:
i) Proses terbentuknya bumi jutaan tahun yang lalu.
ii) Kisah dibalik Candi Borobudur. Tak ada kisah, tidak mungkin juga kan bagaimana Candi Borobudur dibuat dan untuk apa dibuat Candi yang terdapat di Yogyakarta, Jawa Tengah tersebut.

Terpenting, masih banyak contoh yang menggunakan metode kronologi. Hingga sekarang pun masih dipakai juga metode ini.

3. Kerana bila sebuah sejarah tidak ditulis secara kronologi, maka sejarah tersebut akan membingungkan dan akan menimbulkan beberapa pertanyaan kerana susunannya tidak berkesinambungan
(Jawaban 2 dan 3 dikutip dari /id.answers.yahoo.com)

Pada artikel ini saya coba menulisnya menurut kronologi yang saya fahami dan temukan. Dan maaf artikel ini masih saya kekalkan dengan beberapa istilah bahasa Indonesia (misalnya untuk nama negara Jepun saya kekalkan dengan Jepang agar kelihatan lebih historys kisahnya)

Dan berikutnya, jika ada kesalahan fakta dan metode mohon diralat dan diperbetulkan. Maklumlah saya bukan penulis sejarah. Hanya kebetulan sangat meminati tentang sejarah tokoh-tokoh negara dan perjuangannya serta sumbangannya kepada negara tesebut.


Saya mulakan dengan seorang tokoh pejuang Nasional Indonesia yang sangat terkenal dan sejarah tentangnya masih ditulis hingga kini dengan pelbagai versi.

Be Smart, Read More;
INFO KELIRU, MILISI TAL!BAN MEMB4NTAI RAKYAT AFGHANISTAN PASCA MENDUDUKI IBUKOTA KABUL
PENGAKUAN KEMERDEKAAN INDONESIA BERBALUT UKHUWAH ISLAM
Sekelumit Kisah tentang, H.Agus Salim, Tokoh Pejuang & Pendiri Bangsa Indonesia



<img src="https://fazryan87.blogspot.com.jpg" alt="Menelusuri Jejak Tokoh-Tokoh Misterius di Indonesia">
 (
Supriyadi bersama keluargaPhoto by myrepro.wordpress.com
    

1. Sodancho Soeprijadi (Supriyadi) [1]

Sodancho Soeprijadi (lahir di Trenggalek, Jawa Timur, 13 April 1923) adalah Pahlawan Nasional Indonesia dan pemimpin pemberontakan pasukan Pembela Tanah Air (PETA) terhadap pasukan pendudukan Jepang di Blitar. Jawa Timur pada Februari 1945. Ia ditunjuk sebagai Menteri Keamanan Rakyat dalam Kabinet Presidensial, tetapi digantikan oleh Imam Muhammad Suliyoadikusumo pada 20 Oktober 1945 kerana Supriyadi tidak pernah muncul. Bagaimana dan di mana Supriyadi wafat, masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

Kehidupan Awal

Sesudah menamatkan Europeesche Lagere School (setingkat Sekolah Rendah/Dasar), Soeprijadi melanjutkan pendidikannya ke Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (setingkat Sekolah Menengah Pertama), dan kemudian memasuki Sekolah Pamong Praja di Magelang. Namun, Jepang menyerbu Hindia Belanda sebelum ia lulus. Ia kemudian mengikuti pelatihan Seimendoyo di Tangerang, Jawa Barat.

Keterlibatan dengan PETA

Pada Oktober 1943, Jepang mendirikan milisi PETA (PETA;Pembela Tanah Air) untuk membantu tentara Jepang menghadapi Sekutu. Supriyadi bergabung dengan PETA dengan pangkat shodancho atau komandan platon. Dan setelah mengikuti pelatihan ditugaskan di Blitar, Jawa Timur. Ia ditugaskan mengawasi pekerja romusha. Penderitaan pekerja-pekerja tersebut mendorongnya untuk memberontak melawan penjajah Jepang.

(Romusha
( rōmusha: "buruh", "pekerja") adalah panggilan bagi orang-orang Indonesia yang dipekerjakan secara paksa pada masa penjajahan Jepang di Indonesia dari tahun 1942 hingga 1945. Kebanyakan romusha adalah petani, dan sejak Oktober 1943 pihak Jepang mewajibkan para petani menjadi romusha. Mereka dikirim untuk bekerja di berbagai tempat di Indonesia serta Asia Tenggara. Jumlah orang-orang yang menjadi romusha tidak diketahui pasti - perkiraan yang ada bervariasi dari 4 hingga 10 juta orang)


Pada waktu itu, Supriyadi memimpin sebuah pasukan tentara rekrut penjajah  Jepun (PETA; Pembela Tanah Air) yang beranggotakan orang -orang Indonesia. Kerana kesewenangan dan diskriminasi tentara Jepun terhadap tentara PETA dan rakyat Indonesia, Supriyadi gundah-gulana. Ia lantas memberontak bersama beberapa orang rakannya sesama tentara PETA. Namun pemberontakannya tidak berjaya. Pasukan pimpinan Supriyadi dikalahkan oleh pasukan yang di rekrut Jepun juga, yang disebut Heiho.

Khabar yang berkembang kemudian, Supriyadi diberitakan tewas. Tetapi, hingga kini tidak ditemukan mayat dan kuburannya. Oleh kerana itu, meski telah dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia oleh pemerintah Indonesia  keberadaan Supriyadi tetap misteri hingga kini. Sejarah yang ditulis pada buku-buku pelajaran sekolah pun menyebut Supriyadi hilang tanpa jejak.

Pemberontakan Blitar

Saat Soekarno sedang mengunjungi orangtuanya di Blitar, pasukan PETA memberitahunya bahwa mereka sedang merencanakan pemberontakan dan meminta pendapat Soekarno. Soekarno meminta mereka untuk mempertimbangkan akibatnya, tetapi Supriyadi yakin pemberontakan akan berhasil.

Pada 14 Februari 1945, tentara PETA mulai memberontak. Namun, Jepang berhasil memadamkan pemberontakan ini. Enam (atau delapan) orang dihukum mati dan sisanya dipenjara antara tiga tahun hingga seumur hidup. Namun, Supriyadi tidak dihukum mati. Ada yang mengatakan Supriyadi melarikan diri dan bersembunyi dari Jepang dan tidak pernah ditemukan sesudahnya

Hilang

Pada 6 Oktober 1945, pemerintah Indonesia yang baru didirikan menyatakan Supriyadi sebagai Menteri Keamanan Rakyat. Namun, ia tidak pernah muncul, dan pada tanggal 20 Oktober digantikan oleh Menteri ad interim Imam Muhammad Suliyoadikusumo. Hingga kini Supriyadi nasibnya masih misterius.

Ia secara resmi dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia pada 9 Agustus 1975 berdasarkan Keputusan Presiden No. 063/TK/1975.
 

<img src="https://fazryan87.blogspot.com.jpg" alt="Menelusuri Jejak Tokoh-Tokoh Misterius di Indonesia">

Tentang Buku; "Mencari Supriyadi, Kesaksian Pembantu Utama Bung Karno"[2]

Mencari Supriyadi, Kesaksian Pembantu Utama Bung Karno

<
Namun yang membuat sosok Supriyadi semakin misterius adalah banyaknya kemunculan orang-orang yang mengaku sebagai Supriyadi. Salah satu yang cukup kontroversi adalah sebuah acara pembahasan buku ‘Mencari Supriyadi, Kesaksian Pembantu Utama Bung Karno’, (Karya Baskara T. Wardaya) yang diadakan di Toko Buku Gramedia di Jalan Pandanaran Semarang. Jawa Tengah(sekitar tahun 2013)

"Buku ini bermaksud menawarkan kemungkinan jawaban." Kata penulisnya. Baskara T. Wardaya. Jawaban ada jika sebelumnya ada pertanyaan.

Pertanyaan yang ingin dijawab Baskara adalah: Setelah Februari 1945, "Bagaimanakah nasib Supriyadi? Tertangkap? Siapa saksi matanya?! Mati? Lantas dimana pusaranya?! Ataukah masih hidup? Kemudian adakah yang mengetahui rimbanya"?

Sebenarnya ada beberapa pahlawan Nasional (revolusi) Indonesia yang tidak diketahui pusaranya. Salah satunya adalah Supriyadi. Kerana dianggap misterius, maka tidak menjadi heran jika setidaknya ada 5 (lima) orang
yang mengaku-ngaku Supriyadi.

Ki Utomo Darmadi, ayah Supriyadi yang menjabat sebagai Bupati Blitar 1945-1956, sampai harus dipertemukan dengan lima orang yang mengaku ini dan menyeleksi siapakah yang benar diantara kelima orang tersebut, dan siapakah yang benar-benar anaknya; Supriyadi.


<img src="https://fazryan87.blogspot.com.jpg" alt="Menelusuri Jejak Tokoh-Tokoh Misterius di Indonesia">
                                                           ( Andaryoko Wisnu Prabu)

Dalam acara itu, seorang lelaki sepuh bernama Andaryoko Wisnu Prabu membuka jati diri dia sesungguhnya. Dia mengaku sebagai Supriyadi, dan kini berusia 88 tahun.


Pada saat Baskara memberikan kesimpulan hasil wawancaranya dengan Andaryoko, kemudian dia bernarasi dalam bukunya tersebut, saya cenderung menyebutnya sebagai narasi alternatif dari beberapa kesepakatan kisah tentang Supriyadi yang dilakukan Baskara sebagai sejarah alternatif dari sejarah standard yang sudah dipelintir-dirubah pada masa Oede Baru.

Baskara mengisahkan bagaimana Orde Baru membuat baku sejarah yang hanya sewarna, sehingga perlu kajian ulang sejarah secara berani. Sepahit apapun kebenaran yang kemudian lahir kerananya. Baskara ingin menunjukkan hasil penelitian lain yang kesimpulannya cukup berani kerana diluar mainstream sejarah yang beredar hingga kini.

Asvi Warman Adam, Penelaah Ahli dalam buku tersebut, dalam Opininya di Jawa Pos terkesan menertawakan cerita-cerita Andaryoko aka Supriyadi yang diwawancarai Baskara.

"Andaryoko mengatakan Supersemar itu tidak ada. Ada-ada saja."
Kata Asvi.

Namun secara ilmiah Asvi menabrakkan kesaksian-kesaksian Andaryoko dengan beberapa hal-yang kemudian Asvi sendiri berkeyakinan Andaryoko Wisnu Prabu bukanlah Supriyadi :
  • Andaryoko Wisnu Prabu, mengisahkan bahwa persiapan penyusunan naskah proklamasi berada di kediaman Soekarno, namun semua sumber menyebutkan bahwa itu dilakukan di rumah Maeda,
  • Andaryoko Wisnu Prabu, mengaku dialah pemuda bercelana pendek yang mengangkat bendera pada Proklamasi 17 Agustus 1945 didampingi Latief Hendraningrat.Padahal Latief Hendraningrat berkesaksian bahwa pemuda bercelana pendek tersebut kemudian dikenalnya sebagai Soehoed Prawiroatmodjo. Dan bukti ini tidak terbantahkan,
  •  Pada November 1945 Sudirman diangkat sebagai Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat (TKR), namun Andaryoko mengakui bahwa dialah Panglima TKR (Tentara Keamanan Rakyat).
Peneliti Sosial Politik, George J. Aditjondro, pada bagian pengantar sangat mantap bahwa kesaksian Andaryoko sebagai Supriyadi sangatlah mampu untuk dipertahankan. Dan seperti yang telah saya sebutkan, Asvi Warman sempat menertawakan kesaksian Andaryoko tersebut.

Namun sampai sekarang pengakuan tersebut belum boleh dibuktikan kebenarannya, meski secara perawakan-watak dan sejumlah saksi membenarkan klaim tersebut. Bagaimana menurut Anda?.

Rujukan fail ;

[1] id,wikipedia/Supryadi.
[2] kompasiana.com/stakof/mencari-supriyadi-kesaksian-pembantu-utama-bung-karno

Editor ; Helmy Network

Follow me at;
twitter.com/romyschneider
facebook.com/romyschneider
linkedin.com/in/helmy-syamza
pinterest.com/hsyamz

VIDEO ; 

KISAH MISTERI. NENEK SUMIRAH MANTAN DUKUN SANTET DI KUBUR HIDUP-HIDUP SAAT BERZIKIR || PART-1


No comments