Catatan Jurnalis;Mengapa Mereka Tidak Mengungsi?

"Sementara di Syria, seperti Ghouta, Douma dan Homs, benar-benar terkepung menjadi penjara massal ratusan ribu orang. Orang-orang kurus, minim obat-obatan, makan rumput dan dedaunan bahkan pada 2013 lalu heboh ada yang terpaksa makan Kucing"

<img src="Syria.jpg" alt=" Catatan Jurnalis;Mengapa Mereka Tidak Mengungsi? ">
Potret Syria Hari Ini;Rumah-rumah ini menyimpan kenangan tentang penghuninya yang kini entah bagaimana nasibnya | Penghancuran rumah dan pemukiman penduduk sudah terlalu sering di Syria|Desa bahkan kota yang jadi puing lantaran serangan berat adalah hal yang mudah dilihat|Sehingga menjadi sebuah kebohongan jika segala kehancuran itu dianggap sebagai "kerusakan tak terhindarkan oleh perang"|Sebab ini alasan atas kesengajaan mereka,sengaja ngawur/semberono mengebom(inconsequential bombed)/ Photo by Misi Medis Suriah




Catatan Jurnalis;Mengapa Mereka Tidak Mengungsi?

Menurut catatan statistik di pertengahan tahun ini, dari pelbagai sumber yang dipercayai misalnya daripada anggota/relawan misi medical Syria dari pelbagai negara asing seperti Malaysia dan Indonesia yang kini sedang melakukan pelbagai bantuan kepada rakyat Syria yang dizalimi haknya dengan cara diperangi oleh gerombolan Syiah Nusyairah pro Bashar Asad dan kini  dibantu pula tentara Rusia ldan sekutunya (laknatullahi alaihim)


Dicatatkan kini seramai 4 juta orang rakyat Syria telah pergi dari negerinya untuk mengungsi atau mencari suaka di berbagai negara. Turki menjadi penampung terbesar penduduk berstatus pengungsi. Bilion dolar telah dicurahkan oleh pemerintah Turki untuk melayani sekitar 2 juta rakyat Syria di tanah mereka.

Kem Pengungsi Syria Disediakan Turki Yang Terbesar Dengan Fasilitas Lengkap.

Sementara itu benua Eropah terus diserbu para pencari suaka. Sementara negara-negara Arab juga punya statistiknya sendiri, mereka menerima ratusan ribu orang Syria dengan status sebagai pendatang rasmi.




Di luar itu, sebanyak 7 juta orang dilaporkan menjadi pengungsi di dalam negerinya. Mereka meninggalkan kampung menjauhi medan perang, tinggal di berbagai tenda/khemah di lokasi yang dinilai aman (terutama perbatasan dengan Turki) atau tempat-tempat lainnya. Pengungsi di dalam negeri Syria ini tidak sepenuhnya hidup dari bantuan internasional, mereka juga membawa bekal.



Maka jadilah orang Syria adalah pengungsi terbesar di dunia saat ini, jumlah kehilangan rumah terbanyak, kehancuran ekonomi dan lain-lain. Menjadikan tragedi kemanusiaan terbesar dalam beberapa dekade belakangan.

<img src="Syria.jpg" alt=" Catatan Jurnalis;Mengapa Mereka Tidak Mengungsi? ">
                                            Wajah-wajah di Aleppo.Syria

Konflik Pengungsi Syria lebih parah dari konflik Bosnia Herzegovina.

Dan menurut cartatan rasmi beberapa badan antarabangsa,pelarian dan pengungsi rakyat Syria dipelbagai negara telah mengatasi pelarian/pengungsi akibat "genocide etnik" terancang di negara-negara Balkan seperti Bosnia Herzegovina oleh gerombolan Serbia sekitar tahun 90an.
Konflik politik dinegara Balkan ini bermula dengan pecahnya kesatuan  Republik Federasi Yugoslavia menjadi beberapa negara yang merdeka seperti Slovenia, Macedonia, Croasia, dan Bosnia Herzegovina.

Kemerdekaan Bosnia Herzegovina yang diproklamirkan berdasarkan hasil pemungutan suara pada tanggal 15 Oktober 1991 ditolak keras oleh etnik Serbia yang mendominasi negara Federal Yugoslavia.

Etnik Serbia menolak kemerdekaan ini dengan melakukan kekerasan militer, melakukan perang secara besar-besaran bahkan melakukan pembantaian besar-besaran terhadap etnik Bosnia yang majoriti penduduknya adalah warga muslim. Ibukota Bosnia, Sarajevo dibombardir habis-habisan, gerilyawan Bosnia ditangkap dan disiksa di kamp-kamp konsentrasi. Puluhan ribu wanita muda dan gadis kecil Bosnia diperkosa.

Bosnia yang majoriti penduduknya merupakan warga muslim bermaksud memproklamasikan kemerdekaan negaranya menjadi sebuah negara Islam. Dengan demikian, maka Bosnia menjadi satu-satunya negara Islam yang ada di benua Eropah dan hal itu sangat membimbangkan bagi negara-negara Eropah yang masih memendam dendam lama terhadap Islam akibat kekalahan mereka dalam perang salib.

Alhamdulillah,kini negara Bosnia Herzegovina telah berdiri merdeka,dan cahaya dakwah Islam telah kembali bersinar di bumi Balkan ini.


Kembali kepada permasahan konflik dan perang di Syria ini,bukan saja bermotif agama malah ada muslihat terselubung pihak barat yang ingin menguasai Syria sebagai laluan mudah untuk menguasai Bumi Syam dan mempertahankan kewujudan negara Zionis Israel yang semakin takut akan jatuhnya kawasan AlQuds dan Masjidil Aqsha kepada tentara Islam.


Anda baca tentang ketakutan Zonis Israel tersebut disini;
Inilah Nama Pejuang Ksatria Muslim Yang Akan Membebaskan Masjidil Aqsha.

Tapi tahukah anda, bahwa selain angka-angka itu, masih ada orang-orang Syria yang tidak mengungsi dan tidak meninggalkan rumahnya. Mereka bukan mujahidin saja, tapi juga warga sivil (orang-orang awam). Jumlahnya juga jutaan dan berada di wilayah paling merah perang Syria.

Ada beberapa sebab mengapa mereka tidak mengungsi, diantaranya:


1. Mereka rakyat Syria tersebut,berada di wilayah yang terkepung oleh militer Assad. Jangankan manusia yang keluar masuk, bantuan kemanusiaan pun tak bisa menjangkau mereka. Kondisinya hampir sama dengan Gaza. Namun kalau di Gaza, sejahat-jahatnya Israel masih memberi sedikit elektrik, suplai air dan stok perdagangan terbatas, ada juga pintu dari Mesir baik yang rasmi maupun penyelundupan. Serta laut untuk mencari ikan.


Sementara di Syria, seperti Ghouta, Douma dan Homs, benar-benar terkepung menjadi penjara massal ratusan ribu orang. Orang-orang kurus, minim obat-obatan, makan rumput dan dedaunan bahkan pada 2013 lalu heboh ada yang terpaksa makan Kucing.



2. Tidak mengungsi kerana ingin menjaga sak-baki harta bendanya, masih bisa bekerja sehari-hari seadanya di kebun, atau dekat dengan anggota keluarganya yang berjihad. Sekeluarga mereka baru mengungsi (sementara) ketika serangan besar sampai ke kampung halamannya.



3. Ada juga pilihan mereka bahwa menjadi pengungsi pun tidak ada jaminan hidup akan lebih baik, sebab soal hidup dan mati itu Allah yang takdirkan, tiap peluru dan bom telah ada daftar nama korbannya sendiri di Lauhul Mahfudz.Subhaanallah.!
=====================================
Saya Fathi Yazid Attamimi titip rekening/akaun di bawah ini, barangkali setelah membaca ini antum tergerak untuk membantu muslim Syria.

Jangan khawatir, donasi antum bukan untuk bantuan militer dan semacamnya. Foto-foto kegiatan kemanusiaan kami di Syria banyak terpampang pada FP Misi Medis Suriah. Mulai dari rumah sakit, klinik, kilang roti, fasilitas umum, jilbabisasi, dan masih banyak lagi...


(*) Bagi Anda yang ingin berpartisipasi dengan menyumbang langsung Klik disini


Jazakumullah khairal jaza

Allah Yubaarik fiikum wa fii maalikum

No comments