KISAH RASULULLAH SHALLALLAAHU 'ALAIHI WA SALLAM [123]
KISAH RASULULLAH SHALLALLAAHU 'ALAIHI WA SALLAM [123]
- KISAH RASULULLAH ο·Ί Ψ΅Ω Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ Ω Ψ³ΩΩ
- Bagian-123
Ψ§ΩΨ³َّΩΨ§َΩ ُ ΨΉَΩَΩْΩُΩ ْ ΩَΨ±َΨْΩ َΨ©ُ Ψ§ΩΩΩِ ΩَΨ¨َΨ±َΩَΨ§ΨͺُΩُ
Ψ§َΩΩَّΩُΩ َّ Ψ΅َΩِّ ΨΉَΩَΩ Ω ُΨَΩ َّΨ―ٍ Ωَ ΨΉَΩَΩ Ψ’Ωِ Ω ُΨَΩ َّΨ―
Kelompok Abu Bashir
FORTUNA MEDIA -- Tidak lama kemudian datanglah Abu Bashir dengan membawa pedang terhunus. Abu Bashir tahu bahwa Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ sangat teguh memegang perjanjian. Jika saat itu ia menetap di Madinah, Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ pasti akan memulangkannya kembali.
Maka Abu Bashirpun berkata, "Rasulullah, jaminan Tuan sudah terpenuhi dan Allah sudah melaksanakannya buat tuan. Tuan menyerahkan saya ke tangan mereka dan dengan agama saya ini saya tetap bertahan supaya saya jangan dianiaya atau dipermainkan kerana keyakinan agama saya ini."
Setelah berkata begitu Abu Bashir pergi meninggalkan Madinah. Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ tahu maksud Abu Bashir.
Beliau pun memandang kagum orang itu kerana keberaniannya. Dalam hati Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ mengharapkan Abu Bashir mempunyai anak buah.
Sesuai dugaan Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ Abu Basir tidak kembali ke Makkah ia pergi ke Daerah Al-Ish. Tempat itu adalah jalur perdagangan Bani Quraisy menuju Negeri Syam, tepat di tepi laut. Kepergian Abu Bashir ke Daerah ini didengar oleh kaum Muslimin yang tinggal di Makkah. Mereka juga mendengar betapa kagumnya Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ pada keberanian Abu Bashir.
Maka diam-diam 70 Muslim yang selama ini hidup tertindas di Makkah pergi menyusul Abu Bashir. Abu Jandal tentu saja berada di antara mereka itu.
Ketika mereka tiba, kaum Muslimin yang tertindas itu mengangkat Abu Bashir sebagai pemimpin. Mulai sejak itulah mereka menyerang setiap kafilah dagang Bani Quraisy yang lewat.
Ini berbahaya! Sangat berbahaya! gerutu seorang pemimpin Bani Quraisy, "Kita tidak bisa menyalahkan Muhammad kerana para pengikutnya itu tidak lari ke Madinah! Mahu tidak mahu kita harus meminta Muhammad menampung mereka ke Madinah agar jalur dagang kita aman!"
"Tapi itu tidak sesuai dengan perjanjian Hudaibiyah," jawab yang lain.
"Kita terpaksa mengalah, tidak ada jalan lain, bukan!"
Akhirnya orang Bani Quraisy meminta Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ menerima Abu Bashir dan pasukannya. Mereka sadar bahwa orang yang imannya sangat kuat lebih berbahaya daripada membebaskannya.
Dengan demikian, gugurlah salah satu isi perjanjian yang mengatakan bahwa Kaum Muslimin yang melarikan diri dari Bani Quraisy harus dikembalikan.
Kini setiap Kaum Muslimin Makkah bisa bergabung setiap saat dengan Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ dan para Sahabatnya di Madinah. Ini adalah salah satu tanda kemenangan Kaum Muslimin.
Istri-istri Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ
Kedudukan yang telah Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ berikan kepada para Istrinya belum pernah didapati oleh wanita-wanita Arab sebelum mereka. Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ sangat lembut, selalu tersenyum, dan penuh kasih sayang kepada para Isterinya.
"Lelaki terbaik di antara kamu adalah yang berlaku paling baik kepada Isterinya," demikian Sabda beliau.
Maka wajar saja, Isteri-Isteri Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ menjadi sedikit manja. Mereka begitu mencintai Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ sehingga saling berebut perhatian Beliau. Aisyah sangat cemburu jika Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ sedang memberi perhatian kepada Hafshah, demikian pula sebaliknya. Bahkan Aisyah sampai cemburu kepada Almarhumah Khadijah. Hal seperti itu tentu mengganggu ketentraman hati Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ .
Tidak cukup sampai di situ, para Ibu, Kaum Muslimin itu pun mengeluh kepada Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ tentang keserderhanaan hidup mereka. Dengan mata berkaca-kaca, beberapa Istri Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ pernah memohon agar Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ juga memperhatikan pakaian mereka yang sederhana.
Para ibu kaum Muslimin itu tahu bahwa Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ adalah pemimpin negara yang cukup besar saat itu. Dengan mudah, Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ akan dapat memberikan mereka pakaian dari sutra, kain katun Negeri Mesir, dan baju halus dari Negeri Yaman. Bahkan, Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ juga bisa saja memberikan setiap Isterinya perhiasan dari emas. Jadi, mengapa mereka harus hidup sederhana.
Dengan cara halus, Rasululllah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ berusaha menyadarkan para Isteri beliau. Sebagai Isteri Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ , mereka tidak sama dengan wanita-wanita lain. Mereka memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki wanita lain, yaitu bersuamikan Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ . Mereka harus menjadi wanita penyabar dan patuh kepada Suami sehingga pantas diteladani oleh Isteri-Isteri Sahabat. Namun, Isteri-Isteri beliau secara halus tetap menuntut agar Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ memberi wang belanja yang lebih layak.
Kerana sudah tidak ada jalan lain. Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ pun memutuskan hidup terpisah dari Isteri-Isterinya. Masalah yang harus dihadapi masih segunung, termasuk ancaman Kaum Yahudi dari Khaibar. Para Isteri yang harusnya menentramkan malah mengeruhkan batin Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ .
Mengetahui hal tersebut, Abu Bakar Radhiallahu 'Anhu datang dan memarahi Siti Aisyah Radhiallahu 'Anha. Umar bin Khatab Radhiallahu 'Anha juga memarahi putrinya Hafshah.
Akhirnya para Isteri Rasulullah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ itu menyadari kelalaian mereka. Sambil menangis, mereka memohon ampun pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan mereka. Rasululllah Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ memaafkan mereka dan kembali hidup tenteram seperti semula. [HSZ]
Shallu 'alan Nabi...
πBersambung ... Semoga Kita Mendapat Barokah Allah 'Azza Wa Jalla.
Ψ’Ω
ΩΩَ ΩΨ§ Ψ±َΨ¨َّ Ψ§ΩْΨΉΩَΩ
ِΩْΩَ ..Ψ¨َΨ§Ψ±َΩَ Ψ§ΩΩΩُ ΩِΩْΩ
Untuk Anda yang belum baca siri ini yang sebelumnya,
Anda boleh baca disini ; The Story of The Prophet Muhammad SAW
Editor ; Helmy Network
Ilustrasi Image, Doc, Helmy Network
VIDEO:
![KISAH RASULULLAH SHALLALLAAHU 'ALAIHI WA SALLAM [123] <img src=https://fazryan87.blogspot.com".jpg" alt="KISAH RASULULLAH SHALLALLAAHU 'ALAIHI WA SALLAM [123]">](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpv4tbvzzLggl9qPHmK0MNcbCDZyhsRUjZDu-9LugPI-VgARJ9lreb1FSu6Si7TSGFj1f6B3DOvLfrd6cbJXqlB3DVRT-Gtt0I7bSSfEQdGUmT8ITljjfR6FBwL6u1vufwT1dKXNZ3Qd2LGUFcGCtsu9zgN_XHVzaz-6ym53qBQSUvzSabt58VOEeikU-W/w320-h320/7caecc5e7ed7efa84f3f5822c07c9643.jpg)
No comments
Post a Comment